“Tepuk Sakinah”: Antara Kreativitas dan Sakralitas
- Published
- 5 min read
- Author
Sandi Maulana JuhanaEntrepreneur
Fenomena Tepuk Sakinah belakangan ramai di media sosial dan sebagian KUA. Niatnya untuk edukasi, namun praktiknya justru lebih banyak merendahkan dakwah, mengurangi sakralitas akad, dan menjadikan pernikahan sebagai panggung hiburan. Pernikahan adalah mitsaqan ghalidhan — perjanjian agung, bukan ajang parodi.
Read more